Tampilkan postingan dengan label ceritacerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ceritacerita. Tampilkan semua postingan

6 Agustus 2016

bersyukurlah

satu minggu sudah saya bekerja di tempat yang baru. ya, saya resign (lagi). entah mengapa belakangan ini saya justru lebih banyak menggalau. lingkungan baru yang seharusnya membuat rasa ingin tau saya lebih tinggi. tetapi hati dan pikiran sedang sulit diajak kompromi.

bukan ini yang saya mau. bukan jalan seperti ini yang saya inginkan. ah, apalagi yang sebenarnya mengganggu. apa yang sebenarnya membuat saya resah? 

saya mencoba berbagi kegalauan ini pada suami. mungkin memang tidak akan ada orang yang bisa mengerti apa yang saya rasa selain saya sendiri. tak ada orang yang tau apa yang saya mau selain diri saya sendiri. namun begitu, suami tetap mencoba memberi ketenangan. yang pada akhirnya terucaplah satu kalimat, "mungkin kamu kurang bersyukur".

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.” (QS. Ibrahim [14]: 7)

apakah memang kegalauan ini berawal dari rasa tidak bersyukurnya saya? memang akhir-akhir ini saya mengetahui orang-orang di sekililing saya sudah banyak melakukan "sesuatu". sesuatu yang dapat dibanggakan. mungkin orang yang tak mengetahui jerih payahnya akan melihat hasil yang begitu mengagumkan. mereka sudah meraih sukses. itu saya pikir. and how about you? saya bertanya pada diri sendiri.

berbicara tentang kesuksesan pasti memiliki definisi yang berbeda untuk setiap orang. dan untuk hal apa dan pencapaian yang bagaimana pun pasti dari kita memiliki parameter yang tak sama. mungkin ada yang mengisi paramater sukses jika berhasil meraih beasiswa, bisa bekerja di perusahaan ternama, lulus dari universitas bergengsi, bisa masuk kerja di pemerintahan, menjadi ibu penuh waktu di usia emas sang anak, atau dengan memiliki keluarga kecil yang penuh kebahagiaan.
tak akan bisa disamakan. karena memang goal kita dan yang lain berbeda. be your own unique self. setiap individu memiliki peran masing-masing. dan jalankanlah peran itu sebaik mungkin. be the best of yourself.

dan yang terpenting selalu iringi semua pencapaian dengan rasa syukur agar nikmat-Nya terus mengalir. tanpa rasa syukur, sehebat apapun yang telah diraih tak akan pernah membuat bahagia.
karena sesungguhnya kita sudah diberikan peringatan yang berulang-ulang.

 Fa bi ayyi ala'i Rabbikuma tukazziban
bersyukurlah.
“Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”
(QS. Ar-Rahman [55])

Jakarta,
6 Agustus 2016

18 Maret 2016

pernikahan..

4 Maret 2016
Adalah salah satu hari bersejarah dalam perjalanan hidup saya. Hari dimana janji pernikahan terucap. Hari dimana saya mulai dilepaskan untuk hidup bersama lelaki pilihan saya.

Masih terasa seperti mimpi. Status ini sudah berubah menjadi seorang istri. Tiga tahun perkenalan saya dan suami. Perjalanan yang cukup berliku bagi kami hingga bisa memasuki jenjang yang sempurna ini.

Terima kasih untuk orang tua yang telah memberi doa restu hingga semua berjalan lancar. Terima kasih untuk segala pengorbanan dalam membesarkan dan mendidik kami. Terima kasih telah memberi banyak pelajaran kehidupan untuk kami. Terima kasih.. Terima kasih telah menjadi orang tua kami..

Dan kini, dengan status baru, cerita kami dimulai.. Insya Allah, kami akan terus bersama dalam suka dan duka.

Terima kasih Ya Allah telah menjadikannya pendamping hidupku..
Semoga Engkau selalu mencurahkan kasih sayang-Mu untuk keluarga kecil kami..
Menyinari setiap langkah kami..
Dan menjadikan pernikahan ini menjadi jalan menuju surga-Mu..
Aamiin..

-2 minggu pernikahan-


Jakarta,
18 Maret 2016

21 November 2015

potret ibu kota

ternyata sudah 2 bulan blog ini terabaikan..

ahh, niatan ngisi blog minimal 1 kali sebulan saja masih belum bisa tercapai. ya walaupun belum tentu ada yang baca sih, tapi paling tidak saya tetap pengen menjaga budaya menulis untuk dokumentasi sendiri. membaca ulang tulisan-tulisan sebelumnya seperti mengingatkan kembali perjalanan-perjalanan yang pernah ditempuh. merasakan segala bentuk kegalauan maupun kebahagiaan.

sudah 3 tahun saya berada di Jakarta. kota yang ga pernah terpikirkan sebelumnya akan menjadi tujuan perantauan saya setelah kota Bandung. karena sempat terlintas dalam pikiran saya bahwa ibu kota mengerikan. tapi ternyata sekarang saya berada di sini, di ibu kota.

beberapa bulan ini saya pergi kerja naik angkutan umum; kosan-kantor-kosan. dan sudah 3 kali saya menyaksikan langsung aksi copet di angkutan yang saya tumpangi. berada di belakang atau pun di samping para pencopet yang sedang melakukan aksinya membuat saya olahraga jantung. apalagi sekitar saya seakan tak peduli apa yang sedang terjadi. saya sendiri tak tau harus berbuat apa selain terus berdoa. karena saya pun merasa ketakutan yang tak biasa.

melihat ibu kota dari sisi lain, saya sering miris menyaksikan mereka yang lanjut usia harus bekerja hingga malam. malu dengan diri sendiri yang seringkali mengeluh karena capek. anak-anak kecil yang harus merasakan lelahnya mencari uang. balita tidur yang hanya beralaskan kain.

menelusuri ibu kota memang memberikan rasa tersendiri bagi saya.


Jakarta,
21 November 2015

28 Juni 2015

Finally, Singapore!

My first time to visit Singapore. Alone.

traveling sendirian mungkin masih terkesan aneh untuk sebagian orang. bahkan untuk orang terdekatku sendiri. berbagai komentar negatif tak mematahkan keinginanku. aku tetap excited dengan rencanaku. karena kota ini memang sudah lama masuk dalam list kota-kota yang ingin aku kunjungi.
mendapatkan tiket promo Jakarta-Singapura-Jakarta adalah langkah awalku menjadi solo traveler. pasti ada rasa takut didalam diriku. karena aku belum pernah pergi ke luar negeri dan untuk pertama kalinya aku akan pergi sendirian. aku mencoba untuk melupakan rasa takut itu dengan membaca buku dan bacaan lain tentang pengalaman-pengalaman menjadi solo traveler.


finally, poto dengan background patung singa :)
bergantung pada orang lain membuatku tak akan pernah berpindah. dan pada akhirnya keberanianlah yang mengantarkanku menuju tempat yang kuinginkan. jika aku tak pernah berani mencoba, mungkin hingga saat ini aku tak akan memiliki pengalaman berharga yang kudapat selama travelling.

bepergian sendirian memang membuat kita lebih mengenal diri sendiri. mengambil keputusan sendiri, menanggung resiko sendiri. intinya bertanggung jawab pada diri sendiri.


Jakarta,
28 Juni 2015

18 April 2015

24 tahun

11 April 2015.
birthday. graduation. what a great day..

Alhamdulillah. memang rencana Allah jauh lebih indah dari rencana saya sendiri.
jadi ingat bagaimana proses saya menuju wisuda. sebenarnya sudah dari bulan Oktober 2014 lalu saya selesai sidang. setelah revisian beres, mulailah saya menyiapkan segala persyaratan untuk mendaftar wisuda di bulan Desember. tapi ternyata semua batal karena terbentur masalah sertifikat. ya, di kampus saya ini, ada persyaratan untuk mengumpulkan sertifikat seminar dan TOEIC. karena sertifikat saya belum lengkap, jadilah saya tidak diperbolehkan mendaftar wisuda. meski segala bentuk negosiasi sudah saya lakukan kepada petinggi fakultas, tetap saja saya diminta menunggu untuk wisuda pada gelombang selanjutnya, yaitu di bulan April.

setelah menunggu beberapa bulan, akhirnya saya mendapat informasi ternyata wisuda dijadwalkan tanggal 11 April 2015. dan itu berarti bertepatan dengan tanggal kelahiran saya. tepat diusia saya menginjak 24 tahun. how wonderful it. semacam kado ulang tahun bagi saya dan perayaan kesuksesan untuk Ibu yang telah berhasil memberi pendidikan terbaik untuk kami, anak-anaknya, hingga ke jenjang sarjana.

wisudalah diwaktu yang tepat :)
saya nikmati setiap acara selama prosesi wisuda. pengukuhan saya menjadi seorang sarjana komputer berhasil membuat saya meneteskan air mata. semoga gelar yang telah tersemat ini menjadi langkah awal saya dalam mewujudkan keinginan-keinginan lain yang lebih tinggi. seperti kampus ganesha yang masih saja menggantung dihadapan saya. :D

kebahagiaan lain yang saya dapatkan adalah adanya pertemuan dua keluarga. perkenalan antara keluarga saya dan dia. seseorang yang sudah 1,5 tahun ini berada didekat saya dalam situasi apa pun. saya jadikan ini langkah awal saya untuk membawa hubungan kami ke dalam ikatan yang suci.

11 April 2015. the happiest moment of my life so far..


Jakarta,
18 April 2015

2 April 2015

commpas project #1

4 bulan sudah saya bergabung dalam satu project di perusahaan perbankan. bisa dibilang project kali ini emang high pressure. awalnya saya sempat pengen keluar dari project ini, tapi akhirnya saya nyoba memberi waktu untuk diri saya dan lingkungan beradaptasi. alhasil saya bisa juga bertahan. justru dengan berada di sini saya belajar banyak hal. team work, time management, communication. ditambah dengan anggota tim yang sebagian berasal dari India, melatih saya untuk berkomunikasi menggunakan bahasa internasional. menyenangkan bisa mengenal mereka, tetapi akan berubah menjadi mengesalkan kalau sudah berhubungan dengan deadline. haha.. mereka ga kenal jam dan hari kerja.

ga terasa project-nya udah mau go live. fase UAT sudah sampai titik akhir. satu per satu Indiahe pun kembali ke asalnya.

Indiahe Farewell
Jakarta,
2 April 2015

18 Januari 2015

strawberry generation

berapa hari belakangan saya merasa sedikit down. mendapat omelan dari atasan membuat mental saya goyah. saya tau ini sebenarnya hanya soal waktu. saya yang masih belum terbiasa menghadapi situasinya. di saat kondisi seperti ini orang yang paling saya cari adalah abang saya sendiri.

minggu sore saya minta ketemuan dengan abang. saya butuh suntikan semangat. karena petuah-petuah dari si abang emang yang paling jitu dan memberi pengaruh besar bagi saya. pemikiran out of the box-nya yang selalu saya tunggu-tunggu. cerita serunya yang selalu menginspirasi.

strawberry generation nih yang kaya kamu, kata abang selesai saya bercerita. dan ga berapa lama kemudian dia mengirim ke bbm satu tulisan dari Prof. Rhenald Kasali tentang strawberry generation. dihadapannya saya membaca. dan saya malu. ternyata saya menjadi generasi yang rapuh.

"... kalau Dahlan Iskan mentalnya seperti kamu, ga akan ada perusahaannya kaya sekarang. semua orang punya masalah. bukan cuma kamu. jadi jangan terlalu mendramatisir. boleh nangis. pasti ada rasa kesal, murung. tapi kalau hari sudah berganti, semangat ya beda lagi. hidup ini emang keras. fight!..."

berbagai masukannya membuat saya sadar bahwa apa yang saya hadapi belum ada apa-apanya. dulu saya bisa dengan berani melangkahkan kaki dari rumah untuk melihat dunia luar. saya dengan bersemangatnya siap menerima tantangan baru. dan sekarang kemana keberanian itu?

pertemuan singkat yang kini mulai mengubah cara pandang saya pada suatu masalah.
thank you, my brother. thank you for inspiring me.



Jakarta,
18 Januari 2015

27 Oktober 2014

hari blogger dan cerita Oktober

selamat hari blogger..

hallo blog yang semakin jarang disentuh.
banyak cerita yang terlewatkan. banyak kejadian yang tak terdokumentasi. ah, tapi aku punya memori yang menyimpan segala cerita yang dapat aku tuangkan dalam bentuk tulisan kapan pun aku mau.

Oktober, bulan yang penuh kejutan. berbagai pengalaman emosional dirasakan.
perjuangan panjang dalam menyelesaikan skripsi terbalas sudah dengan berakhirnya sidang pada 2 Oktober 2014 lalu. Alhamdulillah, segala puji hanya untuk-Mu Ya Allah..

kesabaran menghadapi segala hambatan dan ujian selama penyelesain skripsi dan segala bentuk rintangan lain akhirnya berujung dengan kemudahan dan kelancaran sidang.

bersama dosen pembimbing
dosen pembimbing yang tak hanya membimbing, tetapi juga memberi bantuan hingga sidangku berjalan mulus. :D

perjuangan dari Maret 2014 - Oktober 2014
ada sensasi tersendiri dalam menyelesaikan pendidikan kali ini karena diselesaikan di tengah hiruk pikuk kerjaan. terlihat tidak mungkin, tapi dengan keyakinan penuh pada-Nya, akhirnya apa yang telah dimulai dapat terselesaikan.
pengalaman baru ini memberiku banyak pelajaran. aku belajar menjadi lebih kuat, lebih bertanggung jawab atas apa yang aku lakukan, aku belajar menjadi lebih dewasa.

terima kasih untuk segalanya, Ya Rabb.. pertolongan-Mu selalu datang di waktu yang tepat.
terima kasih untuk skenario-Mu yang indah..
dan terima kasih Ibu, kakak, abang, dan semua orang yang aku libatkan selama proses pengerjaan skripsi ini.

I know Allah will never burden me except for what i can bear..


dan terakhir, happy anniversary. selamat tanggal 26 Oktober 2014 yang pertama. semoga segera disatukan dalam ikatan yang suci.
terima kasih untuk segala bantuan dan kehadirannya selama satu tahun ini.
:)



Jakarta,
27 Oktober 2014

2 Juni 2014

weekend

weekend ini dihabiskan buat kerja. cuti 2 hari  ke Bromo ngebuat saya harus melakukan akselerasi. permintaan buat masuk kantor Sabtu dan Minggu saya penuhi. mengorbankan kuliah demi tanggung jawab yang sedang saya emban. sebenarnya tidak ada yang akan saya nomor duakan. tapi dengan kondisi seperti ini, saya harus memilih.
Sabtu pagi saya sudah di kantor. tapi ternyata saya masih belum bisa mulai kerja. karena pump data belum selesai. masih sekitar jam 2an baru bisa mulai testing. akhirnya saya memutuskan untuk ke kampus dulu. berniat minta ijin ke salah satu dosen karena di hari yang bersamaan ada kuliah pengganti. biar ga absen terlalu banyak, saya mencoba untuk meminta ijin langsung, berharap dapat toleransi sekaligus nganterin tugas. beres urusan kampus, saya kembali ke kantor dan mulai bekerja.
sore hari saya dapat kabar dari salah satu teman yang tadi kuliah.
A: da, kenapa tadi ga kuliah? tugasnya banyak banget
S: lembur Mba, o ya? tugasnya apa aja?
mendapat balasan dari dia seketika ngebuat saya speechless. iya, tugasnya emang banyak banget. itu tugas juga hanya ditujukan untuk orang-orang yang ga masuk tadi. sedangkan yang masuk bebas tugas. miris. baru kali ini hari Sabtu ga masuk kuliah langsung dapat yang ga enak gini. dan kalau itu tugas ga selesai sampai minggu depan ga bakal diabsen untuk pertemuan selanjutnya.
saya langsung ke kamar mandi. air mata langsung ngalir. kedengaran cengeng ya. emang sih. tapi saya benaran ga tahan. saya bingung. semuanya terasa campur aduk. dengan keadaan saya yang harus fokus ke kerjaan, kapan bisa belajarnya.
saya coba nenangin diri. saya tau ga mungkin Allah ngasih saya keadaan yang ga bisa saya lewatin.

hari Minggu pagi saya dapat whatsapp, saya sudah ditanyain lagi dimana. segera saya jalan cepat ke kantor. sampai kantor, setelah berbagi kerjaan, saya mulai kerja. semuanya ga semulus yang diharapkan. hawa-hawa pulang larut semakin terasa ketika saya dapat kerjaan lagi saat matahari mulai turun.
pekerjaan yang diamanahin ke saya beres sekitar pukul setengah 8. tapi saya ga bisa langsung pulang gitu aja disaat kerjaan yang jadi tanggung jawab team belum beres. saya masih harus bertahan di kantor sampai kami bisa menghasilkan report dari hasil testing hari ini. detik berganti menit, menit berganti jam. di luar sana sudah semakin gelap, dan kami belum bisa melakukan compare data karena masih banyak ditemukan error di tools yang akan digunakan. sampai hari pun berganti. aku dan teman-teman masih di kantor. rekor pertama saya bisa melek sampai subuh. ya akhirnya setelah perjuangan panjang dan dibantu rekan-rekan yang lain, sekitar jam 5 pagi di hari Senin kami bisa menghasilkan report untuk dilaporkan.

weekend yang terasa begitu panjang.

24 Maret 2014

fokus

mendapat teguran atas kinerja yang tidak menunjukkan peningkatan menjadi salah satu pengalaman berharga bagi saya. sempat dilontarkan pertanyaan apakah kuliah menjadi penyebabnya. jika menjawab jujur, berarti saya menunjukkan ketidakprofesionalan saya dalam bekerja, tetapi jika berbohong, saya tidak tau apakah ke depannya saya bisa bertahan.
namun, demi kepentingan bersama, saya mengatakan sejujurnya dan mengeluarkan segala uneg-uneg saya selama ini.
kata maaf serta rasa bersalah pun tak lupa saya ucapkan.

ternyata menjalani 2 kegiatan dalam waktu bersamaan membuat fokus saya memang terbagi. dan hal ini mulai terlihat dampaknya.

sejak menyandang kembali status mahasiswa, saya sudah menanamkan dalam diri bahwa saya harus menyelesaikan pendidikan saya sebaik mungkin. inilah kewajiban saya. namun bukan berarti pula saya tidak serius menjalani pekerjaan saya. 1,5 tahun, saya selalu berusaha melakukan yang terbaik. tetapi saya sadar, pada akhirnya akan ada salah satu yang dikorbankan.

karena memang kunci sukses itu adalah fokus.

15 Maret 2014

keponakan kedua

Selasa, 11 Maret 2014.

sekitar pukul 22.00, dapat telpon dari ibu. ternyata mengabarkan kelahiran kakak. lebih cepat dari yang diperkirakan. tapi Alhamdulillah semua berjalan lancar.

selamat datang gadis kecilku..

keponakan kedua

Mba Rara dan dedenya
sampe lahiran kemaren dedenya belum ada nama.
setelah diskusi, akhirnya disematkanlah nama Raisya Althafunnisa.
jadi ga sabar pengen ketemu.
tunggu kedatangan tante ya, Raisya.

27 November 2013

lingkungan pertama

aku sedang merindukan satu tempat, tempat yang dulu justru ingin kutinggalkan.
apa sebenarnya aku termasuk orang yang tak mensyukuri nikmat-Nya? ketika aku telah memiliki sesuatu, tapi aku malah menginginkan sesuatu yang lain. semoga tidak. karena menurutku, itu hanya keinginanku untuk terus melakukan yang terbaik selama aku bisa.

sebelum aku meninggalkan tempat itu, aku juga sempat dikelilingi kebingungan. sempat terjadi perang hati dan pikiran. ketika hati memaksaku untuk melakukan hal yang lebih dari saat itu kulakukan, pikiranku menentang. melihat suasana nyaman dengan kekeluargaan yang tinggi, membuatku sempat takut untuk keluar dari zona nyaman. tapi, jika ku biarkan aku tetap berada dalam kenyamanan, aku pun juga takut. aku takut kenyamanan itu justru mengalihkanku dari rencana-rencana yang telah kubuat.

akhirnya, aku mencoba untuk berpikir lebih jernih lagi. apa yang sesungguhnya aku cari. ya, aku ingin menemukan 'duniaku'. itulah yang membuatku berani mengambil keputusan untuk keluar dari tempat pertamaku bekerja. karena saat itu aku belum bisa bekerja dengan maksimal. aku tidak bisa memaksa diriku. "love what you do", belum bisa aku aplikasikan. dan aku lebih memilih "do what you love".

sekarang aku sudah mulai menemukan apa yang aku cari. dan memang yang menjadi poin terpenting dalam bekerja adalah lingkungan. ini yang terkadang membuatku merindukan lingkungan lama. lingkungan pertamaku yang kembali mengenalkanku pada-Nya.

aku tau 'dunia' seperti apa yang sebenarnya aku cari. dan aku harus segera mendapatkannya seutuhnya.

27 Oktober 2013

Pengumuman TKD

saya ga tau saya mengikuti tes PNS di kemenkeu beberapa hari yang lalu murni karena keinginan sendiri atau hanya karena saran abang saya.

saat saya memang lagi sibuk-sibuknya mencari pekerjaan baru. dan ternyata di kemenkeu lagi membuka lowongan, saya pikir tidak ada salahnya saya mencoba. ya walaupun dulu tidak pernah terpikirkan untuk menjadi seorang PNS. mungkin karena sekarang saya sudah merasakan bagaimana dunia kerja dan saya ingin mendapatkan pekerjaan yang memang menjanjikan untuk kehidupan saya jauh ke depan.

kali pertamanya saya mengikuti tes kemampuan dasar (TKD) calon PNS. pengalaman pertama. dan dari tes itu saya jadi tau, wawasan kebangsaan saya masih sangat minim. hasilnya ternyata saya memang masih harus belajar lagi dan memperluas wawasan tentang bangsa maupun berbagai sejarah yang sudah dibuat para pahlawan negeri ini.

dari beberapa orang yang saya kabarkan tentang ketidaklulusan saya, disaat semua membalas dengan balasan yang hampir sama, hanya balasan dari abang yang bisa membuat saya tersenyum sendiri.

s: ga lolos pns :(
a: slow

luar biasa, cool banget abang gue. haha,
cukup satu kata. tapi menyimpan banyak makna bagi saya.

aaaaa,, you are my spirit, brother.... lope youuuu....

6 Oktober 2013

kehidupan baru

udah lama banget ga posting-posting lagi. semenjak kehidupan berubah 180 derajat dari sebelumnya. tempat kerja baru, kosan baru, suasana baru, yaa serba baru pokoknya.

saya pindah kosan biar dekat sama kantor baru, tapi ternyata diluar dugaan. hari pertama masuk kerja, saya dipercaya untuk masuk ke proyek yang sedang berjalan di salah satu client. dan itu mengharuskan saya untuk mengerjakan  pekerjaan saya di client tersebut yang tempatnya lebih jauh dari kosan. alhasil saya harus menggunakan kendaraan umum setiap pergi kerja.

biasanyaa saya hanya membutuhkan waktu perjalanan sekitar 10 menit dari kosan ke kantor dan sebaliknya. tapi sekarang, saya membutuhkan waktu perjalanan sekitar satu jam bahkan lebih jika sedang terjadi macet-macetnya. keadaan yang benar-benar berbeda. ditambah perjalanan ke kampus yang juga bertambah jauh.

pengen ngeluh, pengen nangis, pengen teriak. tapi saya sadar, ini merupakan resiko yang harus saya terima atas keputusan yang telah saya ambil. saya lihat dari sudut pandang yang berbeda. mungkin ini cara Dia menempa saya untuk menjadi seseorang yang lebih kuat. kehidupan selanjutnya mungkin banyak lagi rintangan yang akan saya lewati. dengan bekal yang saya dapat saat ini, semoga saya bisa menjadi lebih dewasa menghadapi setiap keadaan, tanpa harus mengeluhkannya.

13 September 2013

kotrak kerja

Rabu, 11 September 2013
saya menyampaikan kepada sang manager apa yang sudah menjadi keputusan saya. saya memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak kerja. terdengar konyol? mungkin. ketika di luar sana banyak yang sedang mencari kerja, saya justru melepaskan apa yang sudah saya dapatkan. dan bisa jadi banyak yang menyayangkan keputusan saya.
saya juga tidak mengerti dengan apa yang saya rasa setelah saya membicarakan itu semua. lega? senang? sedih? khawatir? bingung? terasa campur aduk.
saya hanya ingin mengikuti kata hati. itu saja.

Bismillah, semoga ini keputusan yang tepat.

24 Agustus 2013

huruf C

Alhamdulillah nilai kuliah semester pertama udah keluar. tapi kenapa huruf C seakan tak mau pergi? kenapa? alhasil koleksi huruf C pun bertambah, masih saja menghiasi semester ini dan akan terpampang dengan 'cantik'nya di transkrip nilai. ya sudahlah, apa boleh buat. dasar router, pertemuan kita cukup satu semester. cukup. -_-"

28 Juli 2013

satu semester terlewati

Alhamdulillah, satu semester sudah terlewati.
lumayan perjuangannya.
stress, jenuh, bosan, dan sejenisnya juga sering menghampiri.
di awal kuliah sempat ngeluh dengan jadwal yang ga sesuai karena dapat kelas malam. gara-gara itu aku sampai berpikir, pengen cepat nikah aja deh. biar nanti bisa diantar jemput sama suami, jadi ga khawatir harus pulang malam. iya, ekstrim sekali pemikirannya. ini adalah ketakutan seorang wanita yang merasa ingin dilindungi. #halah
satu bulan, dua bulan, sampai akhirnya aku mulai terbiasa dengan apa yang aku jalani. meskipun semangat ada naik turunnya. semua masih bisa dikendalikan berkat mereka yang aku sayang dan orang-orang di sekelilingku.
semoga saja semester ini menjadi awal yang baik untuk semester-semester berikutnya.
aamiin.

15 April 2013

my April part 4

selamat ulang tahun kakakkuuu...

semoga bisa menjadi ummi yang baik..
senantiasa bahagia dan sukses..
:)

my April part 3

11 April 2013, usia saya tepat 22 tahun.
angka kembar, 1 sama 2, jadinya 11 dan 22.
oke, ga penting.

yang penting di sini adalah ulang tahun kali ini sungguh berkesan. saya bisa menghabiskan waktu lebih dari setengah hari yang saya miliki bersama orang-orang tercinta. dimulai dari mata saya terbuka dini hari, saya bisa melihat wajah-wajah mereka yang sedang tertidur pulas. pagi hari, saya disambut senyum ceria mereka. teriakan keponakan yang menghebohkan. tangisannya yang meramaikan. how wonderful it is.
bisa berkumpul bersama keluarga merupakan kado terindah dari Sang Maha Cinta.

my lovely family
hal penting lainnya, saya jadi semakin tau, siapa saja orang-orang yang berada di sekitar saya.
terima kasih untuk ketulusan do'a kalian.

13 April 2013

my April part 1

this month is mine..

2013 ini, bulan April menjadi berkali-kali lebih berarti dari tahun-tahun sebelumnya.

tepat 6 April, hari itu menjadi milik abang saya. setelah melalui perjuangan panjang, gelar sarjana akhirnya tersemat dinamanya. sekaligus membawa almamater impian saya.

prosesi wisuda yang luar biasa. apalagi dengan latar belakang saya yang mempunyai mimpi untuk menjadi bagian dari mereka, membuat saya haru menyaksikannya. mendengar teriakan 'salam ganesha' nya, yang merupakan salam kebanggaan mereka, berhasil membuat air mata saya tumpah ruah. di sabuga itu, saya membasahi pipi saya. begitu lancarnya air mata mengalir.
kembali saya harus menguatkan diri, menata hati, dan mengendalikan pikiran agar keihkhlasan ini tetap terjaga.

perwujudan mimpi itu telah diwakilkan.

so proud of you, brother


you are my spirit