weekend ini dihabiskan buat kerja. cuti 2 hari ke Bromo ngebuat saya harus melakukan akselerasi. permintaan buat masuk kantor Sabtu dan Minggu saya penuhi. mengorbankan kuliah demi tanggung jawab yang sedang saya emban. sebenarnya tidak ada yang akan saya nomor duakan. tapi dengan kondisi seperti ini, saya harus memilih.
Sabtu pagi saya sudah di kantor. tapi ternyata saya masih belum bisa mulai kerja. karena pump data belum selesai. masih sekitar jam 2an baru bisa mulai testing. akhirnya saya memutuskan untuk ke kampus dulu. berniat minta ijin ke salah satu dosen karena di hari yang bersamaan ada kuliah pengganti. biar ga absen terlalu banyak, saya mencoba untuk meminta ijin langsung, berharap dapat toleransi sekaligus nganterin tugas. beres urusan kampus, saya kembali ke kantor dan mulai bekerja.
sore hari saya dapat kabar dari salah satu teman yang tadi kuliah.
A: da, kenapa tadi ga kuliah? tugasnya banyak banget
S: lembur Mba, o ya? tugasnya apa aja?
mendapat balasan dari dia seketika ngebuat saya speechless. iya, tugasnya emang banyak banget. itu tugas juga hanya ditujukan untuk orang-orang yang ga masuk tadi. sedangkan yang masuk bebas tugas. miris. baru kali ini hari Sabtu ga masuk kuliah langsung dapat yang ga enak gini. dan kalau itu tugas ga selesai sampai minggu depan ga bakal diabsen untuk pertemuan selanjutnya.
saya langsung ke kamar mandi. air mata langsung ngalir. kedengaran cengeng ya. emang sih. tapi saya benaran ga tahan. saya bingung. semuanya terasa campur aduk. dengan keadaan saya yang harus fokus ke kerjaan, kapan bisa belajarnya.
saya coba nenangin diri. saya tau ga mungkin Allah ngasih saya keadaan yang ga bisa saya lewatin.
hari Minggu pagi saya dapat whatsapp, saya sudah ditanyain lagi dimana. segera saya jalan cepat ke kantor. sampai kantor, setelah berbagi kerjaan, saya mulai kerja. semuanya ga semulus yang diharapkan. hawa-hawa pulang larut semakin terasa ketika saya dapat kerjaan lagi saat matahari mulai turun.
pekerjaan yang diamanahin ke saya beres sekitar pukul setengah 8. tapi saya ga bisa langsung pulang gitu aja disaat kerjaan yang jadi tanggung jawab team belum beres. saya masih harus bertahan di kantor sampai kami bisa menghasilkan report dari hasil testing hari ini. detik berganti menit, menit berganti jam. di luar sana sudah semakin gelap, dan kami belum bisa melakukan compare data karena masih banyak ditemukan error di tools yang akan digunakan. sampai hari pun berganti. aku dan teman-teman masih di kantor. rekor pertama saya bisa melek sampai subuh. ya akhirnya setelah perjuangan panjang dan dibantu rekan-rekan yang lain, sekitar jam 5 pagi di hari Senin kami bisa menghasilkan report untuk dilaporkan.
weekend yang terasa begitu panjang.
2 Juni 2014
weekend
14 Mei 2014
pertemanan
berbicara jodoh bukan hanya tentang pasangan hidup. tetapi juga dalam hal pertemanan. tidak semua orang yang ditemui bisa menjadi teman terbaik. rekan kerja terkadang hanya bisa menjadi rekan kerja. namun tidak jarang juga orang yang baru ditemui bisa menjadi teman dalam hidup karena adanya kecocokan, serta merasa satu frekuensi.
jarak dan waktu atau pun lingkungan dan orang-orang baru terkadang bisa memudarkan pertemanan.
tapi itu tidak berlaku untuk pertemanan yang didasarkan adanya rasa kebersamaan, satu perjuangan, atau rasa apapun yang menguatkan satu sama lain.
sekian.
selamat bekerja dan jadilah yang terbaik dari dirimu.
8 Mei 2014
sesi kangen..
Ibu, Kakak, Abang.
energi terbesar saya dalam hidup.
mereka yang saya cari ketika saya terjatuh. karena merekalah yang bisa menerima saya apa adanya.
semangat terbesar saya untuk menjalani kehidupan.
mereka tak pernah menuntut saya untuk menjadi seperti yang mereka inginkan. namun terus mendukung setiap keputusan yang saya ambil selama itu masih berada di jalan yang benar.
hampir lima tahun saya hidup berjauhan dari mereka. membuat saya begitu menghargai setiap detik pertemuan. menghargai setiap moment bersama mereka.
i don't have anything makes you proud. but I'll do the best for you, i promise.




