12 Juli 2014

skripsiiii...

udah lama juga ini blog ga keisi. ceritanya sih lagi sibuk nulis skripsi plus kerja yang sering pulang diluar jam yang ditentukan.
ngomongin skripsi, udah dari bulan Maret lalu gue mulai nyusun. tapi progress-nya ga keliatan. meski halaman demi halaman gue kerjain, dosbing demi dosbing gue temuin, tetap aja skripsinya kaya jalan di tempat. sampe akhirnya dapat kabar kalau pembimbing gue bakalan ke luar negeri sekitar 3 bulan. itu artinya gue harus bisa sidang sebelum beliau berangkat atau justru sidang gue jadi ditunda. mulai stress deh ya kalau udah gini. ngeliat skripsi yang belum ada apa-apanya. tapi gue juga ga mau sidang diundur sampe penghujung semester depan. gue ga mau berlama-lama larut dalam skripsi. sudah terlalu lelah.

saatnya melakukan akselerasi. yang penting sekarang apa yang dibuat masih layak disebut skripsi.

2 Juni 2014

weekend

weekend ini dihabiskan buat kerja. cuti 2 hari  ke Bromo ngebuat saya harus melakukan akselerasi. permintaan buat masuk kantor Sabtu dan Minggu saya penuhi. mengorbankan kuliah demi tanggung jawab yang sedang saya emban. sebenarnya tidak ada yang akan saya nomor duakan. tapi dengan kondisi seperti ini, saya harus memilih.
Sabtu pagi saya sudah di kantor. tapi ternyata saya masih belum bisa mulai kerja. karena pump data belum selesai. masih sekitar jam 2an baru bisa mulai testing. akhirnya saya memutuskan untuk ke kampus dulu. berniat minta ijin ke salah satu dosen karena di hari yang bersamaan ada kuliah pengganti. biar ga absen terlalu banyak, saya mencoba untuk meminta ijin langsung, berharap dapat toleransi sekaligus nganterin tugas. beres urusan kampus, saya kembali ke kantor dan mulai bekerja.
sore hari saya dapat kabar dari salah satu teman yang tadi kuliah.
A: da, kenapa tadi ga kuliah? tugasnya banyak banget
S: lembur Mba, o ya? tugasnya apa aja?
mendapat balasan dari dia seketika ngebuat saya speechless. iya, tugasnya emang banyak banget. itu tugas juga hanya ditujukan untuk orang-orang yang ga masuk tadi. sedangkan yang masuk bebas tugas. miris. baru kali ini hari Sabtu ga masuk kuliah langsung dapat yang ga enak gini. dan kalau itu tugas ga selesai sampai minggu depan ga bakal diabsen untuk pertemuan selanjutnya.
saya langsung ke kamar mandi. air mata langsung ngalir. kedengaran cengeng ya. emang sih. tapi saya benaran ga tahan. saya bingung. semuanya terasa campur aduk. dengan keadaan saya yang harus fokus ke kerjaan, kapan bisa belajarnya.
saya coba nenangin diri. saya tau ga mungkin Allah ngasih saya keadaan yang ga bisa saya lewatin.

hari Minggu pagi saya dapat whatsapp, saya sudah ditanyain lagi dimana. segera saya jalan cepat ke kantor. sampai kantor, setelah berbagi kerjaan, saya mulai kerja. semuanya ga semulus yang diharapkan. hawa-hawa pulang larut semakin terasa ketika saya dapat kerjaan lagi saat matahari mulai turun.
pekerjaan yang diamanahin ke saya beres sekitar pukul setengah 8. tapi saya ga bisa langsung pulang gitu aja disaat kerjaan yang jadi tanggung jawab team belum beres. saya masih harus bertahan di kantor sampai kami bisa menghasilkan report dari hasil testing hari ini. detik berganti menit, menit berganti jam. di luar sana sudah semakin gelap, dan kami belum bisa melakukan compare data karena masih banyak ditemukan error di tools yang akan digunakan. sampai hari pun berganti. aku dan teman-teman masih di kantor. rekor pertama saya bisa melek sampai subuh. ya akhirnya setelah perjuangan panjang dan dibantu rekan-rekan yang lain, sekitar jam 5 pagi di hari Senin kami bisa menghasilkan report untuk dilaporkan.

weekend yang terasa begitu panjang.

14 Mei 2014

pertemanan

berbicara jodoh bukan hanya tentang pasangan hidup. tetapi juga dalam hal pertemanan. tidak semua orang yang ditemui bisa menjadi teman terbaik. rekan kerja terkadang hanya bisa menjadi rekan kerja. namun tidak jarang juga orang yang baru ditemui bisa menjadi teman dalam hidup karena adanya kecocokan, serta merasa satu frekuensi.
jarak dan waktu atau pun lingkungan dan orang-orang baru terkadang bisa memudarkan pertemanan.
tapi itu tidak berlaku untuk pertemanan yang didasarkan adanya rasa kebersamaan, satu perjuangan, atau rasa apapun yang menguatkan satu sama lain.

sekian.

selamat bekerja dan jadilah yang terbaik dari dirimu.